Diceritakan dalam Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah, suatu ketika Sayyidina Ali radhiyallahu 'anhu pergi menunaikan sholat Subuh berjamaah. Di tengah jalan, beliau melihat orang tua sedang berjalan pelan di depannya. Karena rasa hormat memuliakan orang tua beruban itu, Sayyidina Ali tidak mau mendahuluinya. Beliau tetap sabar berjalan pelan di belakangnya. Hingga waktu terbit matahari akan menjelang, orang tua itu sampai di depan pintu masjid, namun tidak ikut sholat. Sayyidina Ali baru tahu kalau orangtua itu ternyata orang Nasrani. Setelah itu, Ali segera masuk masjid dan melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang rukuk. Kemudian Rasulullah memperlama rukuknya seukuran waktu melakukan dua rukuk hingga akhirnya Ali pun mendapati rukuknya Nabi yang kala itu memimpin sholat berjamaah. Setelah selesai sholat, Ali bertanya kepada Rasulullah SAW. "Wahai Rasulullah! Mengapa engkau tadi memperlama rukuk? Biasanya tidak ...