الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (3) (yaitu) orang-orang yang beriman kepada yang gaib , yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka . Al-Baqarah, ayat 4 Abu Ja'far Ar-Razi meriwayatkan dari Al-Ala ibnu Musayyab ibnu Rafi, dari Abu Ishaq, dari Abu Ahwas, dari Abdullah (Ibnu Mas'ud) yang pernah mengatakan bahwa iman ialah percaya. Ali Ibnu Abu Talhah dan lain-lainnya meriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhu yang mengatakan bahwa orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang percaya (membenarkan). Ma'mar mengatakan dari Az-Zuhri bahwa iman ialah amal. Abu Ja'far Ar-Razi mengatakan dari Ar-Rabi' ibnu Anas, bahwa orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang takut (kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala) Ibnu Jarir mengatakan, "Yang lebih utama bila mereka menggambarkan keimanan terhadap masalah yang gaib secara ucapan, keyakinan, dan pe...