Langsung ke konten utama

8 Hal Wajib Dilakukan Orang yang Akan Berangkat Haji, Pertama Bayar Utang Dulu


Rabu, 08 Juni 2022 - 
8 Hal Wajib Dilakukan Orang yang Akan Berangkat Haji, Pertama Bayar Utang Dulu
Ada 8 hal yang wajib dilakukan sebelum berangkat haji. Foto/Ilustrasi: Pikiranrakyat.com
Ulama Saudi Arabia, Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin, dalam buku "Fatwa-Fatwa Haji dan Umrah oleh Ulama-Ulama Besar Saudi Arabia" menyebut 8 hal yang perlu dilakukan seseorang yang akan berangkat haji .

"Barangsiapa bertujuan melakukan perjalanan panjang untuk haji atau yang lainnya hendaknya melakukan 8 hal ini," ujarnya dalam buku yang disusun Muhammad bin Abdul Aziz Al-Musnad tersebut.

Baca juga: Perbedaan Antara Rukun Haji dan Wajib Haji 

1. Harus membayar utangnya atau minta izin orang-orang yang memberikan piutang, jika dia mengetahui mereka telah membutuhkan sesuatu yang diutangkan. Kemudian menuliskan wasiat-wasiat dan harta miliknya yang terdapat pada orang lain dan utang-utangnya yang harus ia bayar. 

2. Melakukan salat istikharah seraya berdoa kepada Allah untuk diberikan-Nya pilihan terbaik, dan dia melaksanakan apa yang menjadikan kelapangan dadanya. 

3. Memilih kawan-kawan yang saleh dari orang-orang yang berilmu dan pandai dalam agama 

4. Membawa buku-buku tentang ibadah haji, atau buku lainnya yang berguna bagi dirinya dan kawan-kawannya. Juga membawa bekal yang cukup untuk dirinya atau kawan-kawannya, jika perlu, seraya memperhatikan bahwa segala bekal yang digunakan untuk haji benar-benar dari hasil yang halal. 

Baca juga: Jelang Haji 2022, Kemenag Minta Pengelola Sterilisasi Asrama Haji 

5. Berpamitan kepada keluarga dan kawan-kawan ketika akan berangkat haji seraya masing-masing mengucapkan: “Artinya: Aku titipkan kepada Allah agama dan amanatmu, serta segala akhir amalmu” [HR Ahmad dan Tirmidzi] 

6. Niat melakukan haji dan umrah karena Allah dan tidak terpengaruh pujian atau kecaman siapa pun. 

7. Selama dalam perjalanan pergi dan pulangnya selalu melakukan kewajiban-kewajiban agama dan ibadah-ibadah sunnah juga memberikan nasihat kepada kawan-kawannya dan menyerap ilmu dari orang-orang yang pandai. 

8. Berupaya keras menyempurnakan kewajiban-kewajiban haji dan umrah, serta memperbanyak amal saleh yang mampu dilakukan karena ingin mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah Ta’ala. Wallahu a’lam

Baca juga: Rukun Haji dan Umrah Lengkap dengan Keutamaan dan Penjelasannya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

04.02.2022 DO'A UNTUK JAMAAH KULTUM 141.200

Ustadz Yachya Yusliha Yaa Allah Yaa Rabb kami.. Di Hari Jum'at tahun 2022 ini, Tiada putus Doa terus kami Munajatkan untuk  Bapak-bapa ibu semuanya Di BARAYA KULTUM /PAGUYUBAN KULTUM Semoga Doa yang kami munajatkan senantiasa Allah swt qobulkan_. Yaa Allah...Yaa Rahman Yaa Rahiim... Hari ini dan seterusnya Limpahkan kasih sayang Mu Untuk keluarga kita semua di 141.200 dan 141.380 mhz      Dengan kesehatkan jiwa dan raganya, bahagiakan kehidupan di dunia dan muliakan di akhirat kelak, berikan kelancaran untuk usaha, karir dan semua urusannya, luaskanlah rezekinya dari arah yang tidak disangka² dan berikanlah umur yang panjang serta Barokah dan bermanfaat_  _Yaa Allah Yaa Razaq... _Jadikanlah kultum ini      Sentuhan Qolbu ini, tempat ladang amal untuk  Beliau sekeluarga, jadikanlah  amalannya pembuka pintu²      Rahmat dan Rejeki Mu yang lebih besar lagi, serta pintu pintu janah Mu dari pintu sedekah...

8 Keutamaan Sifat Tawadhu Bagi Muslimah, Nomor Terakhir Jalan Menuju Kemuliaan..

Tawadhu atau sifat rendah hati yang dimiliki seorang muslimah merupakan sebuah akhlak dalam Islam yang tergolong ke dalam akhlak terpuji. Foto ilustrasi/ist Tawadhu   atau sifat rendah hati yang dimiliki seorang muslimah merupakan sebuah akhlak dalam Islam yang tergolong ke dalam akhlak terpuji.  Tawadhu   dalam Islam berarti seseorang menempatkan dirinya lebih rendah di hadapan Allah dan hamba-hamba Allah Subhanahu wa ta'ala. Firman Allah Ta’ala : وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ “ Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman “.(QS Asy-Syu'ra : 215) Kita ketahui, bahwa segala perkara yang ada dalam Islam pasti memiliki keutamaan dan keburukan bagi yang melakukannya, dan dalam perkara rendah hati, seseorang yang melakukan atau memiliki  sikap rendah hati   akan mendapatkan beberapa keutamaan dari sikap rendah hati ini. Baca juga:  Inilah Ciri-ciri Pribadi Muslimah yang Tawadhu   ...

Khutbah Jumat: Menyelami Fitrah Kemanusiaan KitaKhutbah I

Khutbah I الحمدُ لِلّٰهِ العَلِيِّ العَظِيْم العَزِيْزِ الحَكِيْمِ الَّذِيْ فَطَرَنَا بِاقْتِدَارِهِ، وَطَوَّرَنَا بِاخْتِيَارِهِ، وَرَتَّبَ صُوَرَنا فِي أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ، وَمَنَّ عَلَيْنَا بِالعَقْلِ السَّلِيْمِ ، وَهَدَانَا إِلى الصِّرَاطِ المُسْتَقِيْمِ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ وَهُوَعَلَى كُلِّ شَيْئ ٍقَدِيْرٌ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَنَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَأَفْضلِ اْلأَنْبِيَاءِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَاِبه أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَدْ قَالَ اللّٰهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ Ada perilaku yang sudah mentrad...